Hadiah 200 Ribu: Antara Canda, Karisma, dan Kritik Sosial ala Buya Anwar Abbas
Oleh: Agus setiyono( Jambi ) Di tengah derasnya arus kapitalisme dan mahalnya harga kopi kekinian, hadiah dua lembar uang merah senilai dua ratus ribu rupiah mungkin terasa biasa saja. Namun, sebagaimana filosofi hadiah yang tak selalu terletak pada nominal, justru momen dan sosok pemberi lah yang menjadikannya luar biasa. Dalam konteks ini, ketika hadiah itu…