Mengapa Suksesi Ketum Muhammadiyah Selalu Sejuk?
Muhammadiyah ini memang unik. Usianya sudah lebih dari satu abad—113 tahun. Kalau manusia, umur segitu biasanya sudah dipanggil “eyang”, jalannya pelan, sedikit bungkuk, dan kalau bicara kadang diulang dua kali. Tapi Muhammadiyah? Masih lincah. Masih produktif. Masih bisa mendirikan universitas, rumah sakit, sekolah, pondok pesantren, bahkan aktif di panggung wacana nasional lewat para Buya yang…