JAMBIONE.COM, KERINCI – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Jambi ke-51 tahun 2022, di Kota Sungai Penuh digelar mulai 1 hingga 7 November 2022. Pelaksanaan MTQ ke-51 di Kota Sungai Penuh ini diperkirakan termewah di Jambi. Sebab anggaran yang disiapka melalui dinas Pekerjaan Umum sebesar Rp 2 Miliar.
Berdasarkan dari halaman LPSE Sungai Penuh, dana pelaksanaan MTQ sudah dilelang dengan besaran Rp 2.042.899.500,00 Miliar. Pemenang tender adalah Mydia Putra yang beralamat di jalan Adam Malik Jambi. ” Info yang kita dapat, untuk jasa pelaksanaan (EO) cukup besar sampai Rp 2 Milliar,” kata Amri warga Sungai Penuh.
Menurut dia, dengan anggaran sebesar itu, pelaksanaan MTQ ke-51 tingkat Provinsi Jambi di Kota Sungai Penuh merupakan yang termewah selama penyelenggaraan MTQ. “Jangan anggaran besar, pelaksanaan kacau balau dan memalukan Sungai Penuh sebagai tuan rumah,” katanya.
Salah seorang owner EO dimintai tanggapannya juga mengatakan anggaran jasa pelaksanaan MTQ tersebut sangat besar. Padahal hanya jasa sewa, bukan menjadi milik pemkot. Menurutnya anggaran Rp 2 miliar tersebut termasuk yang termewah selama MTQ di Jambi.
“Rp 2 Miliar untuk EO itu terlalu besar anggarannya. Apalagi sifatnya hanya sewa. Kalau kita lihat tidak sampai sebesar itu, ” katanya.
Kabid Cipta Karya Dinas PU Sungai Penuh
Dede dikonfirmasi membenarkan anggaran jasa pelaksanaan MTQ oleh EO sebesar Rp 2 Miliar lebih. Ditanya terkait anggaran tersebut yang begitu besar, dia mengatakan itu untuk even selama satu minggu. Ada sewa videotron, panggung besar, tenda bazar, soun sistem dan lainnya. “Ya, itu anggarannya. Karena acara seminggu bukan sehari,”sebutnya.
Selain itu, yang menjadi sorotan warga, arena MTQ yang sudah diambil rumputnya membuat kondisi lapangan mudah becek dan berlumpur jika hujan. Sebab saat ini musim penghujan.
Bahkan, beberapa warga menyayangkan arena MTQ yang ditimbun dengan tanah. Sehingga kondisi lapangan arena utama MTQ mudah becek dan digenangi air.
“Kenapa rumputnyo harus diambil. Seharusnya dak perlu. Akibatnya lapangan menjadi becek dan berair. Apalagi pembukaan beberapa hari lagi,” ungkap Wel salah seorang warga.
Pantauan di arena utama MTQ tingkat Provinsi di kota Sungai Penuh, pada Minggu sore (30/10), terlihat sudah becek usai diguyur hujan lebat. Sebab arena MTQ sempat ditimbun mengggunakan tanah sehingga membuat becek dan dipenuhi air.(sau)