JAMBI – Musyawarah Besar (MUBES) IV Ikatan Mahasiswa Kumpeh (IMAKU) yang diselenggarakan pada Minggu, 1 November 2026, bertempat di Rumah Kebangsaan Siginjai, telah menetapkan Muhammad Akbar sebagai Ketua Umum IMAKU periode 2026–2028 melalui mekanisme aklamasi.
Terpilihnya Muhammad Akbar secara aklamasi merupakan bagian dari proses musyawarah organisasi dalam menentukan arah kepemimpinan IMAKU untuk dua tahun ke depan. Momentum MUBES IV ini sekaligus menjadi ruang konsolidasi, evaluasi, serta refleksi bagi seluruh elemen organisasi dalam memperkuat eksistensi dan peran IMAKU, baik di lingkungan mahasiswa maupun di tengah masyarakat Kumpeh.
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Akbar menyampaikan bahwa kepemimpinan yang diamanahkan kepadanya bukan sekadar tanggung jawab untuk menjalankan roda organisasi, melainkan juga sebuah komitmen untuk menghadirkan IMAKU yang lebih progresif, produktif, dan memiliki kebermanfaatan nyata bagi masyarakat.
Dalam akhir sambutannya, ia menegaskan bahwa ke depan IMAKU akan diarahkan untuk lebih berfokus pada kepentingan masyarakat, khususnya dalam bidang sosial dan pendidikan. Menurutnya, organisasi mahasiswa tidak seharusnya hanya berorientasi pada aktivitas internal dan dinamika struktural semata, tetapi juga harus mampu mengambil peran dalam menjawab berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat.
Ia berharap IMAKU dapat menjadi wadah pengabdian yang mampu membangun hubungan lebih dekat dengan masyarakat Kumpeh, menghadirkan gagasan-gagasan konstruktif, serta mendorong berbagai kegiatan yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan.
Fokus pada sektor sosial dan pendidikan juga menjadi salah satu komitmen untuk memperkuat kontribusi mahasiswa terhadap pembangunan sumber daya manusia di Kumpeh. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi kelompok intelektual yang tumbuh di lingkungan perguruan tinggi, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Dengan berakhirnya MUBES IV ini, diharapkan kepemimpinan baru mampu membawa semangat pembaruan bagi IMAKU. Amanah yang telah diberikan menjadi titik awal untuk membangun organisasi yang lebih solid, inklusif, kolaboratif, serta senantiasa berpihak pada kepentingan masyarakat.
IMAKU ke depan bukan hanya tentang bagaimana organisasi ini tumbuh dan berkembang, tetapi juga tentang seberapa besar kebermanfaatan yang mampu diberikan kepada masyarakat Kumpeh.
Dari mahasiswa untuk masyarakat, dari Kumpeh untuk masa depan.